Praktisi Internet Marketing, Bisnis Online, SEO dan UKM. Serius Tapi Santai.

Latest News
praktisi-internet-marketing
~ Assalamualaikum, Semoga Keberkahan senantiasa tercurah kepada kita semua !!! ~

Salut sama bang sopir...

Salut sama bang sopir...

Seperti biasanya, saya berangkat kerja menggunakan jasa angkutan “Kopaja P20″.., saat naik bis lumayan kosong, tidak seperti biasanya. Apakah mungkin karena hari ini hari jum’at? Ah.. nggak ngaruh juga. Saya ambil posisi di paling depan kiri. Deket Bang sopir, tentunya.
Di perjalanan, seperti biasa P20 masuk Tol, keluar Cilandak, masuk lah ke Buncit. Seperti biasa Jalanan lenggang sampai paling tidak “Paparon Pizza”. Setelah itu, barulah “Session Macet” di mulai. Dan kebiasaan saat macet pun saya Mulai. Apalagi.. selain Tidur.
Yang menjadi perhatian saya, dan yang membuat saya terbangun adalah ketika sang sopir “Menegur” penumpang sebelah kirinya untuk Mematikan Rokok. Dengan nada sambil bercanda, sang sopir berkata, “Wah, sudah hampir habis tuh rokoknya, pak!. Matiin aja, Pak Ya!!”. Mendengar teguran itu si penumpang itu tidak merespon apa2. Dan Teguran supir itu membuat saya terbangun. Dan Memang, kebetulan saya juga rada Alergi terhadap asap rokok.
Selang 1 menit, Bang supir menegur lagi. “Pak, Tolong matikan, saya Engap nih…”. Tapi sipenumpang tetap cuek. Sampai akhirnya.. Sang sopir menghentikan mobilnya, dia turun.. agak lama, dan seraya menarik nafas dalam2.
Melihat itu, sang penumpang mungkin merasa…, akhirnya dia matikan rokoknya.. Sopir masuk lagi, dan barangkali sopir blm tau kalau penumpangnya sudah matikan rokok, pak supir berkata “Pak, tolong ambil saja ongkosnya, dan pindah ke bis lain…”. “sudah..sudah…”, kata penumpang itu.
Well, pelajarannya adalah:
1.Wong sudah diatur kok sama Pemda DKI, kalau di tempat umum itu nggakboleh ngerokok, malah ngerokok.
2. Salut sama sopir, karena sudah berani menegor. Karena sudah bukan rahasia lagi, kalau untuk menegor orang merokok itu adalah “Tabu”.
3. Mudah2an Sang supir menegor seperti itu,bukan hanya dia bukan seorang perokok. Tapi atas kesadaran hukum dan kesehatan penumpang lainnya.
segitu aja deh… salam

0 Response to "Salut sama bang sopir..."

Silahkan Berkomentar dengan Santun, Terimakasih.

Hotline : 0812-1342-3142
WhatsApp: 0812 1342 3142
/* Hot Line*/