Praktisi Internet Marketing, Bisnis Online, SEO dan UKM. Serius Tapi Santai.

Latest News
praktisi-internet-marketing
~ Assalamualaikum, Semoga Keberkahan senantiasa tercurah kepada kita semua !!! ~

Daffa Si Anak Special, Bagian 3

Setelah dia kenal dengan pianika, setiap hari dia tak lepas dari alat musik itu. Di setiap kesempatan dia berusaha menirukan lagu-lagu yang sering dibawakan Kakaknya (Yakni lagu hafalan di Sekolah). Saya tidak pernah mengajari bagaimana cara bermain pianika, tapi nampaknya karena dia sering melihat kakaknya main pianika, jadinya dia tau how to play.

Sampai suatu hari, kami mendengar lagu dari suara pianika dan kami tidak pernah menyangka kalau yang main pianika itu adalah si Daffa.

..kami kaget sekali, ternyata dia bisa bawain lagu-lagu kakaknya, hanya bermodalkan feeling saja....

Baiklah, pada saat seperti itu saya justru melihat peluang.

...waah, kalau dia main Pianika, aku boleh iringi pakai gitar nih.....

Ok, saya bisa sedikit main gitar. Saya bawa-lah gitar itu, dan saya bilang,

"Ok, Daffa .. Yuk kita main musik sama-sama ......"

Hmmmh,.. nampaknya dia meresponse positive. Lalu kami bermain musiklah berdua, mulai lagu pertama, kedua..dan seterusnya. Kami lakukan itu ber-ulang-ulang. Ok, udah mulai kompak niih.. Saya Jadi penasaran. kalau main gitarnya di "Salah-salahin" dikit gimana yah...

Dan Ternyata dia Protes kalau main gitarnya di salah-salahin... Hahaha.. Masya Allah, .. Saya melihat Peluang besar disini. Ternyata ketika saya pancing dengan main gitar salah, ternyata dia meresponse.

..hmmh, berarti bisa nih dilakukan komunikasi lanjut....

Dan ternyata benar juga, di sessi main musik berdua itu ternyata bisa dilakukan Komunikasi, dan saya sering melakukan apresiasi ke dia dengan berupa kata-kata pujian. Dan subhanallah, saya senang sekali ternyata dia bisa berinteraksi dengan saya lewat media kesukaannya, yaitu main pianika.

Kesimpulan saya waktu itu adalah , ketika hati dia merasa nyaman dan gembira, ternyata saya bisa memasukan nilai-nilai atau pelajaran lain kepadanya dengan baik. Begitu juga saat dia mulai suka Menulis di kertas, saya juga ikut-ikutan menulis, sambil mengajak dia bicara. Dan alhamdulillah terjalin Komunikasi. Meskipun masih dengan bahasa dia yang seringkali susah dimengerti.

Setelah kejadian itu, saya punya ide lagi, dikarenakan dia semangat banget main pianika tapi kelihatan kecapek-an karena harus tiup-tiup yang lama. Dan saya juga jadi gempor, karena harus selalu mengiringi dia pakai gitar kalau dia lagi main.

...karena kalau dia mau main pianika, akhirnya saya di tarik-tarik sama dia untuk ngiringi... mau gak mau saya harus mau...hehehe..

Tapi kan capek juga. Akhirnya saya coba hadirkan sebuah Organ / Keyboard di rumah. Dan saya coba dia untuk bermain, dia langsung faham cara bermain organ, karena menurut dia sepertinya sama saja cara mainnya dengan pianika. Ok, alhamdulillah dia bisa dengan cepat mengenali alat musik baru ini, dan dengan cepat pula memainkan hafalan-hafalan lagunya yang kemarin dia hafalkan.

Tidak hanya itu saja, saya ingin kenalkan bagaimana cara memainkan Iringan Musik di Organ tersebut. Saya coba bermain dengan Melodi dan Chord dengan menggunakan Single Pinger. Saya lakukan berulang-ulang, dan si Daffa memperhatikan dengan seksama. Saya ganti lagunya dari lagu-lagu yang bernuansa Mayor, ke lagu-lagu yang bernuansa Minor. Hmmh,..nampaknya dia agak tergelitik dengan lagu-lagu minor. Setelah sekian lama,

...dan dia ternyata me-rekam apa yang saya mainkan di Organ tersebut...dia bisa menganalisa bagaimana dan kapan sebuah lagu berpindah Chord...

Amazing bagi saya. Karena saya sedikit faham tentang Chord adalah di waktu SMP. Okay, saya biarkan dia ber-eksplorasi dengan mainan barunya. Mulailah dia menambahkan Style Chord ke lagu-lagu yang dia hafalkan sebelumnya. Dan Ya Ampuun, kok bisa ya dia. Bermain Melodi sekaligus dengan Chord nya. Dan diapun mencoba dengan lagu-lagu baru yang lainnya.

Suatu hari, kami rekam by video saat dia mainkan sebuah lagu yang saya sendiri merasa asing, lagu apa itu. Karena dia mainkan lagu itu berulang-ulang, baik melodi dan iringannya. Kemudian istri saya perlihatkan video tersebut kepada guru dan kepala sekolahnya. Dan Masya Allah, mereka cukup kaget dan Surprise sekali. Dan guru musiknya pun sampai terkaget-kaget, karena memang bahkan pianika pun belum diajarkan di kelas TK-A. Dan lagu yang dia bawakan itu adalah lagu "Mars Tangerang Selatan".

Rupanya, lagu tersebut sedang diajarkan kepada murid-murid SD di sekolah tersebut. Dan si Daffa ini karena sering mendengar di sesi latihan, akhirnya dia hafal, dan dia mainkan di keyboard / organ di rumah. Setelah kejadian itu, kepala sekolah memberikan Ide, agar si Daffa ini bisa tampil di acara "Pentas Akhir Tahun Lab-School UMJ", yang sekitar dua minggu lagi akan dilaksanakan.

wawww.. bagi saya ini tugas berat, karena si Daffa harus menghafal 2 lagu sekaligus, yaitu Mars Tangerang Selatan dan lagu Mars TK-Labschool....

Ok, kalau tidak sekarang .. kapan lagi. Akhirnya dengan sisa waktu yang sedikit kami berdua sering berlatih memainkan 2 lagu itu.

Si Daffa ini anaknya paling tidak bisa di ajarin, tapi dia bisa belajar hanya dengan melihat saja. Jadi dalam persiapan itu, saya tidak memaksakan dia untuk belajar dua lagu tersebut. Mengalir aja lah,.. namanya juga anak-anak.. kalau salah kan biasa..hehehe..

Dan Alhamdulilah, si Daffa mendapatkan urutan nomor 2 dalam sesi Performance Anak Lab-School. Saya yang paling deg-degan, karena acara tersebut di tonton puluhan Orang tua murid dari TK sampai SD. Dan saya selalu berada di samping Daffa untuk jaga Mood nya, dan Alhamdulilah dia bisa memainkan ke-dua lagu tersebut dengan lancar dan tanpa beban.

berikut videonya..




(Bersambung)

Related Post:


    0 Response to "Daffa Si Anak Special, Bagian 3"

    Silahkan Berkomentar dengan Santun, Terimakasih.

    Hotline : 0812-1342-3142
    WhatsApp: 0812 1342 3142
    /* Hot Line*/