Praktisi Internet Marketing, Bisnis Online, SEO dan UKM. Serius Tapi Santai.

Latest News
praktisi-internet-marketing
~ Assalamualaikum, Semoga Keberkahan senantiasa tercurah kepada kita semua !!! ~

Menjadikan Al-Qur'an sebagai Pemandu Hidup

Siapapun kita pasti baru pertama kali mengalami hidup di dunia ini. Tida ada orang yang mempunyai pengalaman kedua kali menapaki jagat raya ini. Ibarat seorang transmigran yang baru pertama kali datang ke suatu pulau maka ia akan merasa bingung dan aneh dengan keadaan pulau tersebut. Ia tidak tahu seluk beluk tempat yang baru saja ditinggalinya itu. Dimana lembah, dimana gurun, dimana sungai dan dimana gunung. Semuanya gelap baginya. Ia belum bisa melakukan apapun di tempat barunya. Maka ia butuh pemandu yang bisa membimbingnya untuk melakukan segala sesuatu yang menyangkut kebutuhannya, dan apa saja yang harus ia lakukan dan tidak dilakukannya di tempat tersebut.

Agar ia selamat dan bisa hidup dengan tentram serta sukses sesuai dengan tujuan mereka bertransmigrasi yaitu merubah kehidupan mereka ke arah yang lebih baik maka dibutuhkan panduan. Seandainya ia dibiarkan begitu saja hidup di tempat yang belum pernah ia kenal sebelumnya, maka ia akan hidup dalam kesesatan dan niscaya akan menemui kesulitan.

Al-Qur'an diturunkan Allah SWTuntuk membimbing manusia bagaimana seharusnya mereka hidup di dunia ini. Dengan Al-Qur'an manusia akan bisa hidup dengan benar. Karena di dalam Al-Qur'an terdapat petunjuk bagi manusia menuju kehidupan yang benar. Allah berfirman "Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa" (QS. Al-Baqarah[2]:2). Dari Abdullah Ibnu Mas'ud ra. Rasulullah SAW. bersabda: "Sesungguhnya Al-Qur'an itu pemberi syafaat, siapa saja yang mengikutinya ia akan membimbingnya masuk ke Syurga. Siapa yang mengabaikannya atau berpaling darinya maka ia akan memasukan orang tersebut ke dalam Neraka" (HR. Al-Bazzaar).

Yang patut diyakini bahwa Al-Qur'an akan membawa manusia kepada kesuksesan dunia dan akhirat. Hal tersebut telah dibuktikan saat Al-Qur'an betul-betul dijadikan pedoman hidup. Sebagaimana terjadi pada masa Rasulullah saw. dan Khulafaur Rasyidin sepeninggal beliau. Saat itu Al-Qur'an diamalkan oleh setiap individu, masyarakat, dan bahkan Negara. Maka keberkahan dan kemuliaan hidup dapat diraih oleh kaum Muslimin. Bahkan rahmat karena diamalkannya Al-Qur'an itu dirasakan pula oleh seluruh umat manusia.

Berpaling dari Al-Qur'an Menuai Kesempitan.

Menjauhi Al-Qur'an akan membuat seseorang mengalami kehidupan yang sulit dan sempit. Ia akan merasakan hidupnya gelap tanpa cahaya. Jika sudah seperti itu maka ia akan melakukan segala sesuatu di dlam hidupnya tanpa arah yang jelas dan benar. Maka keresahan dan kegundahan akan senantiasa meliputi hatinya.

Suatu masyarakat yang tidak mengindahkan Al-Qur'an dalam menata kehidupannya akan menjadi masyarakat yang kacau dan rusak yang akan mengantarkannya pada kebinasaan. Seperti sekarang ini kita merasakan betapa masyarakat kita sudah rusak. Akhlak mereka jauh dari Al-Qur'an. Pergaulan mereka menganut kebebasan tanpa batas. Kalau sudah begitu maka wajar kalau saat ini betapa sempitnya kita merasakan hidup di dunia ini. Allah swt. telah mengingatkan kita dengan peringatan yang amat jelas: "Dan barangsiapa berpaling dari peringatanKU, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit". (QS. Thaaha[20]:124).

Yang dimaksud berpaling dari peringatan-Ku adalah menyelisihi perintah-Ku dan apa yang diturunkan kepada Rasul-Ku. Sedangkan maksud penghidupan yang sempit yakni kesempitan hidup di dunia, tidak ada ketenangan dan ketentraman didalam hatinya. Hatinya merasakan keruwetan meskipun lahiriyahnya nampak senang karena serba memiliki segalanya. (Tafsir Ibnu Katsir).

Bersama Al-Qur'an.

Agar kita bisa mendapat panduan hidup dari Al-Qur'an maka penting bagi kita untuk senantiasa bersamanya. Membacanya menjadi kebiasaan sehari-hari. Lalu berusaha memahami maknanya dan mengamalkannya. Dengan aktifitas seperti itu hidup kita akan senantiasa bersama Al-Qur'an. Jika setiap saat kita selalu bersama Al-Qur'an maka ia akan membimbing kita ke jalan yang baik dan benar. Karena di dalamnya terdapat petunjuk hidup yang amat lengkap dan sempurna.

Al-Qur'an telah mengajarkan bagaimana kita harus menyembah Tuhan kita Allah swt. Ia juga mengajarkan bagaimana cara kita hidup di dunia; melakukan aktifitas duniawi, berdagang, bekerja, berinteraksi dengan sesama manusia, mengatur hubungan antar sesama dan sebagainya. Al-Qur'an juga mengajarkan cara kita menata diri; berakhlak baik, menutup aurat, memenuhi kebutuhan naluri seperti menikah, menjaga diri, dan lainnya. Ia juga mengajarkan kepada kita cara memenuhi kebutuhan tubuh kita; makan yang halal, istirahat yang cukup, memakai pakaian yang layak, menutup aurat, dan sebagainya.

Jika kita bersama Al-Qur'an maka ia akan mengingatkan kita supaya kita tidak terlalaikan oleh kehidupan duniawi yang akan membuat kita rugi di akhirat kelak. "Hai Orang-orang yang beriman. Janganlah hartamu dan anak-anakmu melakaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi." (QS. Al-Munafiqun [63]:9).

Jika kita bersama Al-Qur'an maka ia akan senantiasa memberikan motivasi agar kita tetap optimis menjalani kehidupan. Ia menyuruh kita untuk tetap bersabar dalam situasi apapun. "Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung".  (QS. Ali Imran [3]:200).

Al-Qur'an akan senantiasa memandu hidup kita jika kita selalu bersamanya dan menjadikannya sebagai pemimpin. Sampai akhirnya ia akan menuntun kita menuju surga Allah Swt. Rasululah Saw, telah meyakinkan kepada kita mengenai hal itu dalam sabdanya: "Barangsiapa menjadikannya (Al-Qur'an) di hadapannya (pemandu), maka ia akan meuntunnya ke syurga. Dan barangsiapa menjadikan ia dibelakangnya maka ia akan menggiringnya ke neraka." (HR. Abu Nu'aim).

Khatimah

Sebentar lagi Bulan Ramadhan Tiba. Bulan dimana Al-Qur'an diturnkan di dalamnya. Maka alangkah tepatnya jika kita menjadikannya momentum untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pemandu hidup kita. Supaya kita segera terbebas dari kesempitan hidup yang selama ini membelenggu kita.

Wallahu a'lam Bishshawab.

Inspirasi: Buletin Al-Ihsan. Pusat Kajian Dakwah Nusantara.

0 Response to "Menjadikan Al-Qur'an sebagai Pemandu Hidup"

Silahkan Berkomentar dengan Santun, Terimakasih.

Hotline : 0812-1342-3142
WhatsApp: 0812 1342 3142
/* Hot Line*/